Boalemo

BNN Hingga Kodim 1316 Boalemo Lakukan Razia Gabungan Geledah Seluruh Blok Hunian Lapas Boalemo

×

BNN Hingga Kodim 1316 Boalemo Lakukan Razia Gabungan Geledah Seluruh Blok Hunian Lapas Boalemo

Sebarkan artikel ini
Foto : BNN hingga Kodim 1316 Boalemo Lakukan Razia di Lapas Kelas II Boalemo

Kawaltuntas.id, Boalemo – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang kondusif dan bebas dari barang terlarang serta menindaklanjuti surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.5-UM.01.01-237 tanggal 31 Oktober 2024 Tentang Pelaksanaan Razia Blok Hunian dan Tes Urine Lapas dan Rutan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Boalemo, UPT Kanwil Kemenkumham Gorontalo bekerja sama dengan berbagai Aparat Penegak Hukum (APH) antara lain Polres Boalemo, Kodim Boalemo dan BNN Kabupaten Boalemo menggelar razia gabungan blok hunian lapas boalemo.

Sinergi ini tidak hanya memperkuat pengawasan, namun bentuk komitmen mewujudkan Lapas Zero Halinar. Razia Gabungan dilaksanakan pada hari kamis, 07 November 2024 pukul 10.00 wita.

Hadir Dalam Giat Razia Gabungan, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Sulardi, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan Rehabilitasi dan Pengelolaan Basan, Bawono Ika Sutomo, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Boalemo, Iwan Gunawan Wahyudi, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Boalemo, Ibrahim Paneo, Komandan Unit Intel Kodim 1316 Boalemo, Serka Sudarmin, KBO Samapta Polres Boalemo, Ipda Ibrahim Mahiya, Personel TNI Polri serta Jajaran Lapas Kelas IIB Boalemo.

Razia gabungan bukan hanya sebagai tindakan represif, tetapi juga sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran di kemudian hari serta menjaga keamanan dan ketertiban di dalam blok hunian.

Razia gabungan ini menyisir semua kamar hunian yang berada di blok lapas boalemo. satu persatu kamar hunian digeledah dan diperiksa dengan teliti oleh personel gabungan tanpa ada yang terlewati.

Hasil razia gabungan kali ini, petugas gabungan berhasil menyita sejumlah barang yang dianggap berbahaya dan berpotensi menimbulkan dan mengganggu situasi dan keamanan di dalam blok hunian. petugas menemukan barang barang yang tidak seharusnya berada di blok hunian antara lain : korek api gas, peniti, paku, pisau kater, botol parfum kaca, pipa bekas, payung, sendok besi, sikat gigi mika, cukur kumis, teko besi serta penggaris besi, tidak ditemukan narkoba dan handphone.

Adapun tanggapan dari Sulardi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Gorontalo.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan operasi gabungan penggeledahan di Lapas Boalemo yang melibatkan berbagai instansi penegak hukum. Sinergitas yang kuat ini telah menunjukkan komitmen kita bersama dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh buruk,” ungkap Sulardi

Diketahui Hasil yang diperoleh dari operasi ini, seperti ditemukannya sejumlah barang terlarang, membuktikan bahwa upaya untuk memberantas segala bentuk pelanggaran di dalam Lapas terus berjalan efektif.

“Kegiatan razia gabungan ini, sebagai bentuk jajaran pemasyarakatan mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Point Ke 7 yakni Memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan Korupsi dan Narkoba,” Lanjut Kadivpas Sulardi.

Kepala Lapas Boalemo, Iwan Gunawan Wahyudi mengungkapkan bahwa razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam menciptakan Lapas Boalemo yang bersih dan aman.

“Kerjasama dengan lintas APH ini sangat penting untuk memperkuat pengawasan dan mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas,perlu kami sampaikan apresiasi yang setinggi tingginya buat jajaran Aparat Penegak Hukum yang hadir hari ini, kedepan kita terus berkoordinasi dan bersinergi untuk menciptakan lapas boalemo yang aman dan bersih dari peredaran narkoba serta barang terlarang lainnya” ucap Kalapas Boalemo.

Disisi lain ada juga tanggapan dari Kepala BNN Kabupaten Boalemo, yakni Ibrahim Paneo.

“Kami mengapresiasi kerja sama yang baik dari seluruh pihak yang terlibat dalam razia ini. Hasil yang kita peroleh hari ini merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara BNN, Lapas, dan instansi terkait lainnya sangat penting dalam memberantas peredaran narkoba.” Pungkasnya

Setelah Kegiatan Razia Gabungan, dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine bagi warga binaan yang dilakukan oleh pihak BNNK Boalemo. Sebanyak 23 Orang Warga Binaan dilakukan tes urine dan hasil seluruhnya negatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *