Boalemo

Dikpora Boalemo Pastikan PPDB 2024 Tak Dipungut Biaya

×

Dikpora Boalemo Pastikan PPDB 2024 Tak Dipungut Biaya

Sebarkan artikel ini
Pemukulan Gong tanda dimulainya PPDB 2024 di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. (Foto : Kawaltuntas)

Kawaltuntas.id – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Boalemo Irwan Dai, melalui Sekretaris Dikpora Risman Bantahari menegaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Boalemo meliputi SD-SMP se-Boalemo, gratis atau tak dipungut biaya.

“Dinas pendidikan Boalemo berkomitmen mendukung PPDB 2024 secara transparan, objektif, akuntabel, dan intinya gratis,” kata Risman Bantahari di sela-sela Launching PPDB 2024 yang digelar di Villa Kencana Bolihutuo, Botumoito, Rabu, (29/05/2024)

Diharapkan kata Alumni Universitas Tadulako ini, guru-guru dapat memaksimalkan sosialisasi kepada calon peserta didik, khususnya terkait 4 jalur yang akan diambil. Misalnya melalui jalur zonasi, afirmasi, perpindahan dan atau jalur prestasi.

“Kami sangat menaruh harapan besar, agar PPDB tahun ini berjalan lancar dan tidak menimbulkan kegaduhan,” ucap Risman di hadapan para peserta.

“Jadi tidak ada tendensi seperti uang baju dan uang lain-lain. Sebab dalam Permendikbud sudah jelas menggratiskan, karena ada dana BOS,” katanya.

Arahan Penjabat Bupati Boalemo

Turut hadir memberikan arahan pada kesempatan itu, yakni Penjabat Bupati Boalemo, Sherman Moridu. Meski berada di luar daerah, Sherman menyempatkan waktu membuka launching PPDB Boalemo 2024 secara virtual zoom, yang kemudian ditandai dengan pemukulan Gong.

Sherman menuturkan, tema PPDB 2024 “Bersama Berintegritas Menyediakan Akses Pendidikan Anak Bangsa Melalui PPDB Berkualitas”, sangat relevan dengan upaya Pemkab Boalemo saat ini untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Daerah.

“Kita tahu bersama bahwa pendidikan adalah pilar utama dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, kita harus menciptakan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Generasi inilah yang kemudian akan melanjutkan tongkat estafet pembangunan bangsa,” tuturnya.

Masih dalam arahannya, orang nomor satu di Boalemo ini berharap, administrasi hingga pendampingan pada sektor pendidikan dapat dimaksimalkan. Pemkab harus memberikan perhatian dan catatan bagi SDM dalam hal melanjutkan pendidikannya.

“Walau pun secara administratif lulusan SMP sudah bukan kewenangan Kabupaten lagi, namun paling tidak kita tetap memberikan atensi kepadanya akan melanjutkan studi ke mana,” jelasnya.

Sherman mengatakan, pemerintah memiliki peran penting untuk menjamin pendidikan bagi anak, maka generasi yang ada, harus dikawal hingga mendapatkan Ijazah. Intinya, jangan sampai putus sekolah.

“Ketika ada anak yang putus sekolahnya, tentu secara formal akan menjadi tanggung jawab oleh pemerintah daerah. Semoga dipahami,” harap doktor lulusan Universitas Negeri Gorontalo ini.

Turut hadir pada momentum tersebut, lintas Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Boalemo, para Kepsek, Guru SD, SMP se-Kabupaten Boalemo, Ketua Aliansi Jurnalis Boalemo. Kemudian melakukan penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk dukungan PPDB Boalemo 2024. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *