Kawaltuntas.id, Opini – Perubahan nama Rumah Sakit Tani dan Nelayan (RSTN) menjadi Rumah Sakit Clara Gobel (RSCG) bukan hanya simbolik, melainkan merupakan langkah strategis menuju transformasi layanan kesehatan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berdaya saing. Alasan-alasan utama perubahan ini antara lain:
1. Memperkuat Identitas Kelembagaan.
RSCG mengusung semangat sebagai institusi kesehatan dan kemanusiaan yang universal dan inklusif—melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi, termasuk petani dan nelayan.
2. Selaras dengan Visi Pembangunan Boalemo.
Perubahan ini mendukung arah pembangunan jangka panjang daerah, sesuai RPJPD 2025–2045 dan RPJMD 2026–2031, dengan visi Boalemo sebagai Pusat Agribisnis dan Ekonomi Maritim yang Maju dan Berkelanjutan. Layanan kesehatan yang kuat adalah kunci menciptakan SDM produktif dan kompetitif.
3. Menjadi RS Rujukan Prioritas Nasional.
Kementerian Kesehatan menetapkan rumah sakit ini sebagai prioritas untuk 8 layanan utama nasional (jantung, stroke, kanker, dan lainnya). Identitas baru yang kuat dan kredibel dibutuhkan agar mampu berperan sebagai RS rujukan regional di kawasan barat Provinsi Gorontalo.
4. Mengangkat Nilai Keteladanan Lokal.
Nama Clara Gobel dipilih untuk menghormati pengabdian drg. Clara Gobel, sosok yang melayani masyarakat Boalemo dengan hati, tanpa pamrih.
Keteladanannya menjadi inspirasi bagi tenaga kesehatan dan masyarakat untuk terus menjaga nilai kemanusiaan dalam pelayanan.
5. Menguatkan Branding dan Citra Rumah Sakit.
RSCG dibangun sebagai brand yang kokoh dan terpercaya, yang mencerminkan komitmen terhadap mutu, profesionalitas, dan kepedulian. Ini penting untuk meningkatkan kepercayaan publik dan daya tarik sebagai RS rujukan lintas daerah.
6. Mendukung Promosi Pariwisata dan Investasi.
Wilayah Boalemo memiliki potensi wisata dan pelabuhan (seperti Pulo Cinta dan Tilamuta) yang memerlukan layanan kesehatan berstandar tinggi. Identitas baru RS ini turut memperkuat branding daerah sebagai tempat yang aman, sehat, dan berkelas.
7. Wujud Aspirasi Bersama.
Perubahan ini adalah aspirasi kolektif dari masyarakat, tokoh daerah, pemerintah, dan DPRD Kabupaten Boalemo, yang ingin menjadikan rumah sakit ini sebagai simbol kemajuan dan pengabdian.
Siapa drg. Clara Gobel ?
Lahir: 19 November 1958.
Wafat: 13 Juni 2017.
Mengabdi di Tilamuta sejak 1980-an.
drg. Clara Gobel adalah pionir dan pejuang kemanusiaan di bidang kesehatan. Ia mengabdikan tenaga, ilmu, dan hati untuk melayani masyarakat Boalemo, terutama petani dan nelayan, tanpa pamrih dan tanpa tuntutan fasilitas.
Bahkan, ia menghibahkan rumah pribadinya kepada pemerintah Kecamatan Tilamuta, agar dokter yang menggantikan beliau kelak memiliki tempat tinggal yang layak. Ketulusannya menjadi teladan abadi dalam pelayanan kesehatan sejati.
RSCG Mengusung Semangat Pengabdian, Mewujudkan Transformasi.
Dengan perubahan nama ini, Rumah Sakit Clara Gobel (RSCG) siap melangkah ke depan sebagai bagian penting dari sistem kesehatan nasional, dengan misi menghadirkan layanan yang berkualitas, manusiawi, dan berdaya saing, demi terwujudnya “Boalemo yang Produktif dan Berdaya Saing.”














