BoalemoDaerahHukumKriminalPeti boalemoPolres Boalemo

Polisi Tertibkan Tambang Ilegal, Pelaku Ngaku Kenal Pejabat dan Lakukan Intimidasi

×

Polisi Tertibkan Tambang Ilegal, Pelaku Ngaku Kenal Pejabat dan Lakukan Intimidasi

Sebarkan artikel ini
Kapolres Boalemo AKBP Sigit Rahayudi. (Foto ilustrasi: Kawaltuntas.id)

Kawaltuntas.id – Langkah tegas Polres Boalemo dalam menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali diuji. Seorang pria bernama Marten Yosi Basaur mendatangi Mapolres dan memprotes keras setelah alat berat miliknya diamankan saat beroperasi di lokasi tambang ilegal di Desa Saripi, Kecamatan Paguyaman.

Dalam sebuah video yang kini viral, Marten tampak adu mulut dengan Kapolres Boalemo AKBP Sigit Rahayudi, bahkan melakukan panggilan video kepada seorang pejabat tinggi Polda Gorontalo sambil menyampaikan tuduhan serius: “Kapolres mau mukul saya.”

Tudingan itu langsung dibantah oleh Kapolres. “Saya tidak pernah memukul. Saya hanya menegaskan agar dia tidak mengancam anggota saya. Kami sedang menertibkan tambang ilegal, bukan mengintimidasi siapa pun,” tegas AKBP Sigit.

Menurut Kapolres, pelaku PETI justru melawan dengan menyebut nama-nama pejabat sebagai bentuk intimidasi kepada petugas di lapangan. Tindakan tersebut dianggap sebagai upaya menghalangi penegakan hukum.

Penertiban PETI yang digelar sejak 2 Juni dilakukan menyusul laporan aktivitas tambang ilegal di tepi sungai Desa Saripi yang berisiko merusak lingkungan. Meski dihadapkan pada tekanan dan perlawanan, Kapolres memastikan penegakan hukum tetap berjalan tanpa pandang bulu.

“Kami tidak akan mundur menghadapi pelaku tambang ilegal. Tidak ada kompromi dengan pelanggaran hukum,” tegasnya. (***)

 

Penulis: Isham Abdina

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *