Kawaltuntas.id – RSUD drg. Clara Gobel (RSCG) Kabupaten Boalemo terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui inovasi digital.
Di bawah kepemimpinan Direktur RSCG, dr. Wahyudin Dangkua, Sp.PD, FINASIM, rumah sakit daerah tersebut tengah mempersiapkan peluncuran inovasi pembayaran non tunai bertajuk Dompet Clara.
Inovasi tersebut digagas untuk mempermudah proses pembayaran layanan kesehatan bagi pasien sekaligus mendukung sistem transaksi digital di lingkungan pemerintah daerah.
dr. Didin, sapaan akrab direktur RSCG, menjelaskan, pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga kemudahan akses layanan, termasuk sistem pembayaran yang cepat, aman, dan transparan.
Menurutnya, tarif pelayanan kesehatan di rumah sakit telah mengacu pada regulasi yang berlaku. Untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tarif mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan. Sementara untuk pasien umum, RSCG menggunakan dasar Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
“Pelayanan yang baik harus didukung sistem yang efektif dan tepat sasaran agar mampu meningkatkan kepuasan pasien,” ujar dr. Didin, Kamis, 7 Mei 2026.
Ia menilai sistem pembayaran tunai selama ini masih memiliki sejumlah kendala, mulai dari antrean panjang, risiko kesalahan pencatatan transaksi, hingga potensi hilangnya bukti pembayaran.
Karena itu, kata dia, RSCG mulai mengembangkan sistem pembayaran digital melalui inovasi Dompet Clara yang merupakan singkatan dari Dukungan Organisasi Menuju Pembayaran nonTunai dengan Cepat Langsung Aman Rupiah Anda.
Sementara itu, Penggagas Inovasi Dompet Clara, Jufri Yusup, mengatakan aplikasi tersebut dirancang untuk mendukung pelayanan publik yang lebih modern dan efisien di rumah sakit.
“Inovasi ini, mendapat perhatian lebih oleh pimpinan RSCG, karena mempermudah transaksi pembayaran non tunai di lingkungan RSCG,” kata Jufri.
Melalui sistem tersebut, pasien nantinya cukup melakukan pendaftaran menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), kemudian sistem akan menghasilkan barcode pembayaran yang dapat dibayar melalui QRIS maupun metode pembayaran digital lainnya.
“Setelah pembayaran dilakukan, pasien bisa langsung terverifikasi untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan di rumah sakit,” jelasnya.
Dompet Clara akan mendukung berbagai metode pembayaran non tunai seperti QRIS, Virtual Account, transfer bank, kartu debit maupun kredit, hingga dompet digital (e-wallet). Sistem tersebut juga berbasis website sehingga dapat diakses dengan mudah.
Selain memberikan kemudahan bagi pasien, inovasi ini dinilai mampu meningkatkan transparansi dan akurasi pencatatan keuangan rumah sakit. Seluruh transaksi akan tercatat otomatis ke dalam sistem dan terhubung dengan kas RSCG.
RSCG saat ini masih mematangkan tahap akhir persiapan, termasuk domain, hosting, dan penyempurnaan fitur aplikasi sebelum resmi diluncurkan.
“Fitur-fitur utama sudah selesai. Tinggal persiapan peluncuran, rencananya dalam waktu dekat,” ujarnya.
Ia menambahkan, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kabupaten Boalemo.
Langkah itu sejalan dengan Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah serta Instruksi Bupati Nomor 123/BKAD/VI/2023 tentang Pelaksanaan ETPD bagi pengelola pajak dan retribusi daerah.
Melalui inovasi Dompet Clara, RSUD drg. Clara Gobel berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin cepat, praktis, aman, dan transparan. (**)














