Kawaltuntas.id, POLITIK – Dari sejumlah nama yang menurut Presiden Jokowi cocok mendampingi Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, ada nama Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.
Menyadur berita CNN Indonesia, Prabowo tidak menjawab dengan tegas saat ditanya apakah dirinya menolak menjadi Cawapres untuk Ganjar Pranowo.
Ia hanya mengatakan, bahwa partainya dan PDIP, sama-sama mengincar kursi Presiden. Adapun saat ini, Ia juga mendapatkan kepercayaan sebagai calon Presiden.
“Kan beliau sudah dicalonkan sebagai presiden. Partai saya mencalonkan saya sebagai Presiden juga, dan partai saya agak kuat juga sekarang,” kata Prabowo dengan nada guyon, Sabtu, 22/4, di Solo.
Menilik perolehan suara pada Pemilu 2019 lalu, Partai Gerindra mencapai 17,59 persen. Meski menduduki peringkat kedua setelah PDIP (27 persen), Gerindra belum lolos dari presidential threshold 20 persen.
Artinya, Gerindra harus menggandeng Partai lain jika ingin mencalonkan Prabowo menjadi Capres pada Pemilu 2024 mendatang.
Gerindra sejauh ini intens menjalani penjajakan koalisi dengan PKB di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. Partai berlambang garuda itu juga belakangan menjajaki untuk bergabung dengan koalisi besar bersama PAN, Golkar dan PPP.
Prabowo memastikan, partai-partai tersebut masih terus menjalin komunikasi untuk membentuk koalisi besar. Pencalonan Ganjar kata Prabowo, tak berpengaruh kepada kelanjutan koalisi tersebut. Namun ia tetap menghormati pencalonan Ganjar oleh PDIP.
“Namanya politik, saya kira rakyat memang harus punya pilihan. Itu demokrasi. Yang penting, semua berorientasi kepada kepentingan nasional, kepentingan rakyat,” katanya.
“Beliau (Ganjar) kan sudah dicalonkan Capres. Kecuali nanti ada perkembangan. Jangan berandai-andai,” kunci Prabowo Subianto. (*)














