EkonomiNasional

Mengenang Sosok Arifin Panigoro, Si Raja Minyak Indonesia Berdarah Gorontalo

×

Mengenang Sosok Arifin Panigoro, Si Raja Minyak Indonesia Berdarah Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Arifin Panigoro (Dok. Istimewa)

Kawaltuntas.id, GORONTALO – Almarhum Dr. Ir. H. Arifin Panigoro adalah seorang politisi dan pengusaha Indonesia berdarah Gorontalo yang dijuluki Raja Minyak Indonesia. Orang tuanya berasal dari Gorontalo yang merantau ke Pulau Jawa sebelum kemerdekaan.

Pria kelahiran Bandung, 14 Maret 1945 itu, beberapa kali tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes. Pada 2018 misalnya, Arifin masuk Forbes Indonesia Rich List 2018 setelah sebelumnya absen setahun.

Saat itu Arifin menempati peringkat ke-46. Total kekayaannya senilai US$ 655 juta, atau setara dengan Rp 9,5 triliun. Lalu pada 2020, ia kembali masuk dalam daftar 50 orang terkaya, menempati posisi 47 dengan kekayaan US$ 550 juta saat itu.

Maklum, Arifin Panigoro dikenal sebagai pendiri Meta Epsi Drilling Company atau PT Medco Energi Internasional Tbk. Ia sudah menggeluti bisnis di industri emas hitam sejak sekitar 40 tahun lalu.

Selama memimpin Medco Energi Internasional, Arifin membuktikan bahwa pengusaha Indonesia bisa memiliki dan mengelola perusahaan minyak bumi dengan kualitas yang tak kalah dibanding korporasi asing.

Keberhasilan Arifin membangun Medco pada 1980 silam, diikuti langkahnya mengakuisisi berbagai blok migas internasional di Indonesia. Pada 1994 silam, Arifin membawa perusahaan yang didirikan melantai di Bursa.

Kehebatan Arifin mengelola Medco Energi, membuat banyak orang kemudian menjulukinya sebagai Raja Minyak dari Gorontalo. Di bawah pimpinan Arifin, Medco Energi juga berhasil mengakuisisi perusahaan tambang Newmont dan blok migas di Natuna dari ConocoPhillips 2016 silam.

Selain dikenal pebisnis ulung, Arifin juga dikenal aktif dalam dunia politik. Ia sempat menjadi anggota partai PDIP pada kurun 1999-2005. Ia pernah duduk di DPR RI dan pernah menjadi Ketua Fraksi PDIP di DPR RI pada 2022.

Setelahnya, ia dan beberapa orang temannya, mendirikan partai sendiri bernama Partai Demokrasi Pembaruan. Karena kepiawaiannya dalam berbisnis, lulusan Teknik Elektro ITB ini mendapat penghargaan Doktor Kehormatan di Bidang Technopreneurship dari almamaternya pada 2010 silam.

Arifin juga pernah mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden RI pada 2019. Penghargaan tersebut diberikan kepada Arifin, karena dinilai berjasa bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara selama ia hidup. Sejak 2019 pula, Arifin dilantik sebagai Anggota Watimpres (Dewan Pertimbangan Presiden), yang dilantik langsung oleh Presiden Jokowi.

Demikian sedikit informasi tentang Arifin Panigoro yang berhasil dirangkum oleh Kawaltuntas.id. Artikel ini dibuat semata-mata untuk mengenang jasa Almarhum. Semoga menginspirasi banyak kalangan.

Arifin Panigoro dikabarkan meninggal dunia pada Senin 28/2/2022 lalu, di Mayo Clinic, AS (Amerika Serikat), atau 27 Februari waktu setempat.(*)

 

 

Sumber : Wikipedia/Tempo.co.id/CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *