BoalemoPemda BoalemoPendidikan

GSMS 2025 Diluncurkan, Boalemo Ikut Perdana Dalam Program Nasional

×

GSMS 2025 Diluncurkan, Boalemo Ikut Perdana Dalam Program Nasional

Sebarkan artikel ini
Peluncurkan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) tahun 2025 di Graha Utama, Gedung A Lantai 3 Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (9/7/2025). (Foto: istimewa, Kolase: kawaltuntas.id)

Kawaltuntas.id – Kementerian Kebudayaan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi meluncurkan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) tahun 2025 dalam sebuah acara nasional yang berlangsung di Graha Utama, Gedung A Lantai 3 Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (9/7/2025).

Peluncuran ini diresmikan oleh Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon, M.Si, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan menekankan bahwa GSMS merupakan salah satu program prioritas nasional dalam bidang kebudayaan yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.

“GSMS tidak hanya menjadi program simbolik, tetapi menjadi program strategis dalam membentuk karakter dan kreativitas peserta didik di seluruh Indonesia. Program ini akan terus dikembangkan melalui kolaborasi bersama Kemendikdasmen dan akan menjadi agenda tahunan wajib,” ujar Fadli Zon.

Dari 416 Kabupaten dan 98 Kota, hanya 20 Kabupaten yang terpilih oleh Kementrian Kebudayaan termasuk Kabupaten Boalemo.

Acara peluncuran GSMS 2025 dihadiri oleh 5 perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi serta 20 kabupaten/kota dari berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya adalah Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, yang untuk pertama kalinya sejak GSMS diluncurkan pada tahun 2016, ikut serta dalam pelaksanaan program ini.

Kabupaten Boalemo diwakili oleh Kabid Pembinaan Kebudayaan Abdul Faris Ali Babuta, S.Ag, dan pendamping, Togas Manggas, S.Pd. Dalam pernyataannya, Abdul Faris mengungkapkan rasa bangga dan bersyukur atas keterlibatan Boalemo dalam GSMS tahun ini.

“Tahun ini alhamdulillah ada 5 Sekolah Dasar dan 3 Sekolah Menengah Pertama yang akan menjalankan program GSMS. Ini adalah langkah awal yang penting bagi daerah kami,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memperluas pelaksanaan program GSMS ke seluruh sekolah di Boalemo.

“Sebagaimana harapan Bapak Menteri Kebudayaan, Insha Allah seluruh sekolah, baik SD, SMP, maupun SMA dapat melaksanakan program ini. Harapan kami di masa pemerintahan Bapak Drs. H. Rum Pagau dan H. Lahmudin Hambali, seluruh SD dan SMP di Kabupaten Boalemo bisa turut serta dalam program ini,” tambahnya.

GSMS dijadwalkan mulai dilaksanakan secara serentak pada 28 Juli 2025 di seluruh wilayah peserta, termasuk Boalemo. Program ini bertujuan utama untuk meningkatkan kreativitas, pemahaman, dan apresiasi siswa terhadap seni, serta membentuk lingkungan belajar yang menyenangkan dan merangsang potensi siswa di bidang seni dan budaya.

Selain itu, GSMS juga ditujukan untuk menumbuhkan budaya sekolah yang sehat, mencerdaskan, dan menguatkan, serta membangun kolaborasi antara sekolah dengan para seniman lokal. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang kreatif, apresiatif, dan inovatif, serta memiliki karakter kuat dalam mencintai budaya bangsa.

Dengan keikutsertaan Boalemo dalam GSMS 2025, diharapkan akan terjadi akselerasi dalam pembangunan ekosistem pendidikan seni di daerah-daerah yang sebelumnya belum tersentuh program ini. Ini sekaligus menjadi momen penting dalam perjalanan pendidikan kebudayaan di Kabupaten Boalemo. (**)

 

Penulis: Isham Abdina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *