Kawaltuntas.id – Pasangan calon Bupati Boalemo dan wakil Bupati Boalemo independen, Burhanudin Pulubuhu (Burhan) – Rivendi Luawo (Pepen), resmi mendaftar ke KPU Boalemo, Kamis, (09/08/2024), sebagai kontestan Pilkada serentak November 2024 mendatang.
Purnawirawan Polri 3 bunga dan Wartawan senior Gorontalo Post itu tampil apa adanya menumpangi mobil Pickup saat menuju kantor KPU, di Desa Piloliyanga, Tilamuta.
Sebelum berangkat, Burhan-Pepen terlebih dahulu menggelar doa bersama yang diiringi restu dari orang tua, serta para relawan yang ingin keduanya menjadi pemimpin Boalemo.
Kepada wartawan, Burhan menuturkan niatnya untuk mendaftar sebagai calon Bupati, tak lain karena dorongan keadaan Boalemo saat ini yang butuh perbaikan.
Program pasangan Independen Burhan-Pepen kata dia, sudah dirancang untuk 5 tahun mendatang, terutama dalam hal menekan angka kemiskinan.
Menurutnya, tidak etis bereuforia di tengah kondisi yang masih cukup tinggi angka kemiskinannya saat ini.
Meski angka kemiskinan Boalemo sempat menurun dari 18,38 persen ke 17,83 persen pada 2024 sesuai data BPS kata eks Kabid Humas Polda Gorontalo ini, tetapi masih kategori tertinggi se-Gorontalo.
“Untuk itulah kami memohon doa restu dari seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan visi misi yang sudah kami siapkan dengan tagline perbaikan,” katanya.
“Kami bercita-cita membawa Boalemo ke arah yang selama ini menjadi dambaan seluruh masyarakat,” tutur Burhanudin.
Menurutnya, memang tidak mudah menggapai cita-cita tersebut. Tapi ia optimis manakala doa dan dukungan masyarakat senantiasa menyertai langkah mereka untuk berjuang.
Sementara itu, Pepen mengatakan, dirinya bersama Cabup Burhan sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat hingga keduanya bisa sampai pada fase sekarang.
Kata Pepen, ikhtiar dan doa antara dia dan Cabup Burhan sudah menyatu untuk Boalemo yang lebih baik.
Doa dan dukungan kata dia, diharapkan akan terus dialirkan masyarakat Boalemo hingga pada hari pemilihan nanti.
“Insya Allah, kami akan terus berjuang. Dan perjuangan ini akan sia-sia, tanpa adanya dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Boalemo,” kuncinya. (***)














