Politik

Kampanye Wahyudin Moridu Dipadati Pendukung

×

Kampanye Wahyudin Moridu Dipadati Pendukung

Sebarkan artikel ini
Warga memadati kampanye Wahyudin Moridu di Dulupi. (Foto : Kawaltuntas)

Kawaltuntas.id – Kampanye monologis yang digelar oleh Caleg DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Boalemo-Pohuwato, yakni Wahyudin Moridu, di Kecamatan Dulupi, Boalemo, dipadati warga pendukung, Jumat, (27/01/2024).

Mereka berharap, putra asli Dulupi kader PDI-Perjuangan itu, menjadi keterwakilan di puncak botu (istilah DPRD Provinsi Gorontalo), guna memperjuangkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Dulupi.

Ketua DPC PDI-Perjuangan, Karyawan Eka Putra Noho, yang menghadiri kampanye, tak menyangka jika massa pendukung Caleg muda tersebut membludak. Bukan tidak mungkin kata dia, jumlah kursi PDI-Perjuangan di puncak botu, bakal bertambah dengan majunya Ketua Komisi III DPRD Boalemo itu ke DPRD Provinsi.

“Kemarin Boalemo punya Dedi Hamzah dan Laode Haimuddin yang duduk di DPRD Provinsi Gorontalo. Nah, Insya Allah akan bertambah 1 kursi pada Pileg 2024 dengan hadirnya Wahyudin Moridu. Saya lihat banyak juga warga Dulupi yang berharap Wahyu bisa duduk di DPRD Provinsi, penduduk di Dulupi sekitar 11 ribu,” kata Eka Putra Noho usai kampanye tersebut.

Ketua DPRD Boalemo ini mengatakan, kehadiran Wahyudin Moridu sebagai Caleg DPRD Provinsi Gorontalo, tentu menjadi semangat baru. Otomatis kata dia, hal ini bakal menambah kekuatan internal dalam hal mendulang suara.

“Dan itu yang kita harapkan. Bila jumlah kursi bertambah, tentunya perjuangan melalui parlemen Provinsi, akan lebih maksimal. PDI-P sendiri senantiasa mendorong kader-kader potensial. Pada prinsipnya, semua perjuangan untuk pengabdian kepada rakyat,” kata Karyawan Eka Putra Noho.

Hadir di tengah-tengah kampanye tersebut, mantan Bupati Boalemo, Darwis Moridu, yang tak lain ayah dari Wahyudin Moridu, Sekretaris DPC PDI-Perjuangan Boalemo, Samin Latif, Caleg petahana DPRD Boalemo, Harijanto Mamangkey dan pula Rensi Makuta, ibu dari Wahyudin Moridu. Masing-masing dapat giliran untuk menyampaikan orasi politiknya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *