Kawaltuntas.id – Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, menyerukan agar para aparatur pemerintah tetap berkomitmen mengabdi di tengah tekanan fiskal daerah. Ia menegaskan bahwa Boalemo bukan wilayah dengan pendapatan asli daerah (PAD) tinggi, sementara pemerintah pusat melakukan pemotongan anggaran yang berdampak pada ruang gerak pembangunan.
“Kita semua tahu bagaimana kondisi Kabupaten Boalemo sekarang. Dengan situasi keuangan seperti ini, diperlukan kerelaan diri untuk mengabdi. Dan itu harus,” katanya, saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Boalemo Tahun 2025, Fox Hotel Gorontalo, 9 Desember 2025.
Karyawan Eka Putra Noho menyinggung mentalitas sebagian aparatur yang lebih berorientasi pada jabatan ketimbang pengabdian. Ia mengingatkan bahwa tantangan ekonomi daerah semakin berat, sementara masyarakat, pelaku usaha, dan UMKM Boalemo membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah.

“Kalau hanya berpikir tentang bagaimana mendapatkan jabatan, itu keliru. Tantangan kita besar dengan kondisi ekonomi seperti sekarang,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Karyawan juga menyoroti fenomena ASN yang berpindah ke kabupaten lain. Ia menyebut beberapa di antaranya hadir dalam seleksi terbuka tersebut, dan berharap mereka kembali berkomitmen pada Boalemo.
“Saya tidak suka ketika melihat kondisi daerah lalu ditinggalkan begitu saja. Kalau mati, mati di daerah ini. Jangan kita biarkan daerah ini berjalan sendiri,” katanya.

Ia mengumpamakan pengabdian sebagai keberanian memegang “barang panas” Barang itu dipegang biar melepuh itu tangan, pegang dan harus konsisten, komitmen dan pak bupati menginginkan itu.
Selain itu, Eka juga menegaskan dukungan penuh DPRD kepada Pemerintahan PAHAM. Ia menyebut dirinya telah memberikan contoh komitmen, termasuk keputusan meniadakan mobil dinas ketua DPRD sebagai bentuk penghargaan terhadap upaya Bupati membangun daerah.
“Saya korbankan mobil dinas, karena saya menghargai Pak Bupati dalam membangun Kabupaten Boalemo. Saya ingin teman-teman juga begitu,” kata dia.
Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk tidak mengeluh di tengah keterbatasan pendapatan daerah.
“Ketika apa yang kita dapatkan di daerah kurang, kita harus siap. Jangan lari. Tahan. Komitmen kita untuk membangun daerah ini harus sama-sama, harus berbarengan, harus bergandengan tangan, dan harus solid untuk kemajuan Kabupaten Boalemo,” Ujarnya. (KT 02)














