BoalemoDaerah

Lahmuddin Buktikan Komitmen, Embung Mohungo Jadi Solusi Banjir

×

Lahmuddin Buktikan Komitmen, Embung Mohungo Jadi Solusi Banjir

Sebarkan artikel ini
Foto: istimewa

Kawaltuntas.id – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menindaklanjuti rencana pembangunan embung dengan menggelar pertemuan bersama masyarakat dan pemilik lahan di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta, Selasa, 14 April 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir di daerah tersebut.

Pertemuan yang berlangsung di rumah warga di Dusun II Mohungo itu turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Boalemo serta Kepala Desa Mohungo. Agenda utama difokuskan pada pembahasan status lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan embung.

“Pertemuan ini bertujuan untuk membahas status lahan yang rencananya akan dilakukan pembebasan guna mendukung pembangunan embung,” ujar Lahmuddin.

Ia menjelaskan, pembangunan embung di Desa Mohungo merupakan salah satu solusi penting untuk mengatasi permasalahan banjir yang selama ini kerap melanda wilayah tersebut.

Selain sebagai pengendali banjir, embung juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan air masyarakat.

Lahmuddin menegaskan bahwa status lahan perlu segera ditindaklanjuti agar proses administrasi dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

Hal ini dinilai penting mengingat Dinas PUPR Kabupaten Boalemo akan segera menyurati kementerian terkait sebagai langkah lanjutan percepatan pembangunan.

“Status lahan yang menjadi lokasi pembangunan perlu segera ditindaklanjuti agar proses administrasi dapat diselesaikan secepatnya,” kata dia.

Dalam pertemuan tersebut, ia juga mengharapkan dukungan dan kesepahaman dari masyarakat serta pemilik lahan.

Ia mengajak warga untuk secara sukarela menghibahkan lahan agar rencana pembangunan embung dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Mohungo dan sekitarnya.

Adapun pembiayaan pembangunan embung tersebut diharapkan dapat bersumber dari balai sungai sebagai bagian dari program pengelolaan sumber daya air di tingkat pusat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *