Kawaltuntas.id – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan berbasis teknologi melalui program Smart School. Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan rapat persiapan launching program ini yang dipimpin langsung oleh Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, di Ruang Vicon Kantor Bupati, pada Selasa, 27 Mei 2025.
Dalam rapat tersebut, Ahman Sarman, yang ditugaskan langsung oleh Bupati untuk mengurus program ini, menyampaikan bahwa peluncuran Smart School akan dilaksanakan pada Kamis, 12 Juni 2025, bersamaan dengan kunjungan kerja Menteri Pendidikan ke Kabupaten Boalemo.
“Ini menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya seorang Menteri Pendidikan melakukan kunjungan langsung ke wilayah ini,” Ujar Ahmad usai kegiatan tersebut.
Rangkaian kunjungan Menteri akan mencakup lima titik strategis, yakni:
1. SDN 6 Paguyaman, untuk melihat langsung pembelajaran berbasis coding dan AI.
2. SDN 3 Paguyaman, sebagai sekolah percontohan (piloting) Smart School jenjang SD di kawasan Indonesia Timur.
3. SMK Kesehatan Muhammadiyah di Desa Permata, untuk meresmikan operasional sekolah tersebut.
4. SMP Negeri 1 Tilamuta, sebagai piloting jenjang SMP dengan pembelajaran coding dan AI.
5. Pantai Bolihutuo, sebagai lokasi utama peluncuran Smart School untuk kawasan Indonesia Timur, yang juga disinergikan dengan peluncuran kawasan Indonesia Barat di Kabupaten Kudus.
Bupati Boalemo menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi unggulan pemerintah daerah dalam menjadikan pendidikan di Boalemo selaras dengan perkembangan teknologi global. Selain aspek pendidikan, program ini juga diharapkan berdampak pada sektor pariwisata dan perekonomian daerah, terutama dengan dipilihnya Pantai Bolihutuo sebagai lokasi acara puncak.
Tahun 2025 ini, program Smart School akan diterapkan secara bertahap di 28 sekolah piloting yang terdiri dari 14 SD dan 14 SMP, tersebar di tujuh kecamatan. Tahun depan, sekolah-sekolah ini akan berperan sebagai pendamping (tutor sebaya) bagi sekolah lain, sehingga total akan ada 190 sekolah yang mengadopsi sistem Smart School.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan, khususnya dalam penguatan digitalisasi pendidikan. Boalemo menjadi daerah yang mendapat perhatian khusus dan bantuan teknologi pendidikan dari pemerintah pusat untuk tahun ini hingga tahun depan.
Rapat persiapan juga menekankan tiga poin penting dari Bupati Boalemo:
1. Kunjungan Menteri Pendidikan ini adalah yang pertama dalam sejarah Kabupaten Boalemo.
2. Peluncuran program juga diharapkan mendorong promosi dan aktivitas pariwisata, khususnya di Pantai Bolihutuo.
3. Kegiatan ini merupakan peluncuran pertama program Smart School di wilayah Indonesia Timur, sehingga harus disiapkan secara optimal.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan satuan pendidikan, diharapkan program Smart School ini mampu membawa lompatan besar bagi kualitas pendidikan di Boalemo dan sekitarnya. (***)
Penulis: Isham Abdina














