Kawaltuntas.id – Meski punya peluang ke Pilkada Boalemo 2024. Ketua DPC PDIP Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, justru memilih mengurungkan niatnya untuk tampil pada pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.
Pernyataan itu diungkapkan Eka (sapaan akrab), ketika menghadiri pelantikan pengurus Aliansi Jurnalis Boalemo (AJB), di salah satu Hotel di Tilamuta, Jumat, (09/08/2024).
“Meski saya sebagai ketua Partai (PDIP) yang punya tiket 5 kursi di DPRD untuk calon bupati, tanpa koalisi bisa. Tapi niat itu saya padamkan,” tutur politisi yang dikenal santun dan merakyat tersebut.
Menurutnya ada figur lain yang lebih layak untuk diusung. Meski tidak disebutkan secara detail, figur dimaksud kata Eka, diharapkan adalah sosok yang memiliki wawasan yang dapat diandalkan ke depan.
“Saya butuh anak muda yang berwawasan. Anak muda yang punya gagasan. Tidak berbicara hanya tentang aku dan mereka, melainkan tentang kita,” kata Eka Putra.
“Saya pernah bilang ke Ustaz. Jangan doakan saya menjadi Bupati. Tetapi Doakan Boalemo mendapatkan pemimpin terbaik yang benar-benar memimpin pakai hati dan gagasannya membangun,” katanya sontak disambut gemuruh tepuk tangan.
Masih di tempat sama, Eka kemudian mengajak para insan pers, agar terus memasifkan berbagai berita positif untuk kebaikan Boalemo.
Ia berharap AJB terus eksis dan bisa terus bekerja sama dengan eksekutif, legislatif, serta sejumlah Instansi vertikal yang ada.
Terlepas dari berbagai kepentingan kata dia, semua pihak punya tanggung jawab sosial yang sama untuk Daerah. Tak terkecuali para insan pers, yang menurutnya punya andil besar dalam menentukan nasib Daerah ke depan.
“Kita semua tentu menginginkan kebaikan untuk daerah ini. Manakala ada hal-hal yang kurang baik, silahkan datang kepada kami, dan kita diskusikan masalah yang ada,” serunya.
“Caci makilah saya sebagai ketua DPRD, hujatlah saya sebagai ketua DPRD. Tetapi jangan biarkan Daerah ini tercabik-cabik. Saya sayang dan cinta dengan Daerah ini. Marilah kawan-kawan wartawan berdiskusi tentang kita dan tentang masa depan daerah ini,” kuncinya. (***)














