Kawaltuntas.id, Boalemo – Bupati Boalemo Rum Pagau mendorong penguatan budaya sedekah melalui program “Gerakan Seribu” saat peringatan satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Lahmuddin Hambali.
Ajakan itu disampaikan dalam acara buka puasa bersama kaum duafa di rumah dinas bupati, Kamis, 20 Februari 2026.
Pada kegiatan tersebut, pemerintah daerah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan 500 paket bantuan kepada kaum duafa yang hadir. Bantuan berasal dari infak dan sedekah aparatur sipil negara (ASN) sebesar 2,5 persen.
Rum Pagau menjelaskan, ia dan wakil bupati dilantik pada 20 Februari 2025 di Jakarta, sehingga peringatan tersebut sekaligus menandai satu tahun masa kepemimpinan mereka.
“Kami dilantik pada 20 Februari 2025, dan hari ini tepat satu tahun kami memimpin Boalemo,” kata Rum Pagau.

Ia menegaskan bahwa infak dan sedekah ASN bukan sekadar sumbangan sukarela, melainkan kewajiban karena dalam setiap penghasilan terdapat hak masyarakat kurang mampu.
“Ini bukan sekadar disisihkan, melainkan kewajiban. Dalam setiap penghasilan yang kita terima terdapat hak fakir miskin yang dititipkan kepada kita,” ujarnya.
Rum Pagau juga menyampaikan apresiasi kepada ASN yang dinilai konsisten menunaikan kewajiban tersebut. Dana yang dihimpun, menurut dia, telah disalurkan Baznas untuk berbagai program sosial di daerah.
Selain itu, ia mengungkapkan rencana pelaksanaan Gerakan Seribu Boalemo atau Seribu Menuju Akhirat sebagai upaya membiasakan masyarakat bersedekah.
“Jika ingin hidup tenang, hati gembira, dan memperoleh kemudahan rezeki, mari kita belajar bersedekah,” katanya. (**)














