DaerahDPRD Boalemo

Silfana Saidi: Program Listrik Gratis Harus Berlanjut

×

Silfana Saidi: Program Listrik Gratis Harus Berlanjut

Sebarkan artikel ini
Wakil ketua komisi II DPRD Boalemo, Silfana F. Saidi, SH. (foto: Kawaltuntas.id)

 

Kawaltuntas.id – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Boalemo, Silfana F. Saidi, SH, meminta PT PLN (Persero) agar tetap melanjutkan program pemasangan listrik gratis pada 2026. Permintaan itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Boalemo bersama ULP PLN Marisa, menyusul masih banyaknya warga yang belum menikmati fasilitas listrik gratis.

“Program pemasangan listrik gratis ini sudah berjalan pada 2025. Kami berharap di 2026 PLN masih melanjutkannya karena masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan fasilitas pemasangan listrik gratis,” kata Silfana, Rabu, 21 Januari 2026.

Dalam forum yang sama, Komisi II DPRD Boalemo juga, Kata Silfana, mendesak PLN meningkatkan status Kantor Jaga PLN Tilamuta menjadi Unit Layanan Pelanggan (ULP) yang setara dengan ULP Marisa. Menurutnya, pembagian wilayah pelayanan listrik di Boalemo saat ini masih terbagi dua, sehingga menyulitkan efektivitas layanan.

“Sampai hari ini wilayah Kabupaten Boalemo terbagi dua. Tilamuta dan sekitarnya masuk ULP PLN Marisa, sementara Wonosari dan sekitarnya masuk ULP PLN Kabupaten Gorontalo. Karena itu kami mendesak agar Kantor Jaga PLN Tilamuta ditingkatkan menjadi ULP PLN Kabupaten Boalemo,” ujarnya.

Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Boalemo bersama ULP PLN Marisa. (Foto: kawaltuntas.id)

Terkait kuota program listrik gratis, Silfana menyebutkan pihak PLN belum menyampaikan angka pasti dalam rapat. Namun, kata dia, PLN memastikan program tersebut tetap ada pada 2026 dengan mekanisme penentuan penerima yang berasal dari pusat.

“Jumlah pastinya memang tidak disebutkan. Tapi pihak PLN menyampaikan program itu tetap ada di 2026. Nama-nama penerima langsung dari pusat, PLN Marisa hanya melaksanakan surat perintah tugas dari kantor pusat,” katanya.

Selain itu, Komisi II DPRD Boalemo juga, kata Silfana, meminta perhatian khusus terhadap desa-desa yang belum memiliki jaringan listrik memadai. Salah satunya Desa Piloliyanga, Dusun Balombo, yang hingga kini belum memiliki tiang listrik.

“Di Piloliyanga Dusun Balombo masih ada pemasangan listrik dari rumah ke rumah warga karena belum ada tiang listrik. Kami meminta ULP PLN Marisa memberikan fasilitas jaringan tiang listrik di wilayah itu,” ujar Silfana.

Permintaan serupa juga disampaikan untuk Desa Lahumbo, Dusun V, yang hingga kini belum teraliri jaringan listrik.

“Di Dusun V Desa Lahumbo belum ada jaringan listrik sama sekali. Kami meminta agar segera dibangun jaringan listrik di sana,” kata Silfana menambahkan. (KT_02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *