Kawaltuntas.id, GORONTALO – Dua Desa di Kecamatam Dulupi, Boalemo, yakni Desa Tabongo dan Dulupi, ditargetkan menjadi Desa Open Defecation Free (ODF), atau Desa bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
Hal tersebut diungkapkan Kepala Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu, saat pertemuan perihal Identifikasi dan Analisis Masalah Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (IMAS-STBM) di Puskesmas Dulupi, Rabu, (01/02/2023).
“Insya Allah target ini tercapai pada pertengahan tahun 2023. Oleh karena itu, diharapkan kerja samanya. Baik aparat Desa, dan komponen STBM di masing-masing Desa,” imbaunya di hadapan para Kades dan Kadus, sebagai perwakilan masyarakat.

Mengapa Desa ODF perlu dicapai kata Radmin Kamumu, karena sangat berkaitan erat dengan masalah kesehatan. Masyarakat harus membiasakan pola hidup bersih dan sehat pada lingkungannya.
“Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat mencegah stunting, dan pula penyakit berbasis lingkungan. Perilaku buang air besar sembarangan, dapat memicu kejadian fatal pada kesehatan. Salah satu penyakit yang rentan terjadi akibat prilaku buruk itu adalah diare,” pungkasnya.
Melalui momentum itu, para Kades dan Kadus, diberikan bekal materi tentang Tata Cara Monitoring 5 Pilar STBM oleh Petugas Sanitasi Puskesmas Dulupi.
Selanjutnya, Update Peta Sanitasi, Update Register By Name By Adress akses STBM, Pengisian Tabel Indentifikasi Masalah masing-masing pilar, lalu Penandatanganan Rencana Kerja tahun 2023 dan Berita Acara Pelaksanaan IMAS-STBM. (***)
Laporan : Silva Y. Mauntu (Petugas Promkes Puskesmas Dulupi)














