Kawaltuntas.id – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Boalemo, Ahmad Ali Imran, meminta keluhan masyarakat Desa Batu Kramat, Kecamatan Paguyaman, terkait aktivitas PT Pabrik Gula Gorontalo (PT PG) mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Boalemo bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Darat, Dinas PUPR, serta Satpol PP Kabupaten Boalemo di Ruang Aspirasi DPRD Boalemo, Rabu, 30 September 2026.
RDP itu dipimpin Ketua Komisi III, Muhammad Amin, dan dihadiri Wakil Ketua serta anggota Komisi III. Turut hadir perwakilan Dinas PUPR, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kepala Desa Batu Kramat, serta masyarakat. Namun, pihak PT PG Gorontalo tidak hadir dalam RDP tersebut.
Ahmad Ali Imran mengatakan, sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat sebelumnya juga telah menjadi perhatian DPRD. Di antaranya terkait pembakaran tebu dan kondisi bahu jalan di wilayah Batu Kramat.
“Beberapa kali kami melayangkan surat rekomendasi melalui dinas terkait, termasuk mengenai pembakaran tebu yang berlebihan dan bahu jalan,” katanya.
Ia meminta Dinas PUPR Kabupaten Boalemo menindaklanjuti persoalan tersebut melalui Dinas PUPR Provinsi Gorontalo agar mendapat penanganan.
Selain persoalan jalan, Ahmad menyoroti kekhawatiran masyarakat Desa Mekar Jaya terhadap penutupan embung dan sudah di gusur dan di tanami tebu di wilayah Batu Kramat yang berada di kawasan HGU dan berbatasan dengan Desa Mekar Jaya.
Menurut Ahmad, masyarakat khawatir kondisi embung tersebut dapat berdampak terhadap wilayah Mekar Jaya ketika terjadi hujan deras.
“Memang itu berada di HGU, tapi saya meminta kepada PU untuk dapat bermohon juga melalui Dinas PUPR Provinsi,” ujarnya.
Ahmad juga menyinggung status jalan yang berada di sekitar kawasan HGU. Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam rapat, jalan tersebut telah ada sebelum kawasan HGU.
“Jalan itu memang ada di lingkaran HGU. Tetapi tanpa adanya jalan duluan, maka tidak ada HGU. Adanya jalan duluan, baru ada HGU,” katanya.
Anggota DPRD Boalemo, Dapil Wonosari-Dulupi itu berharap, pemerintah daerah bersama instansi terkait tidak berhenti pada pembahasan, tetapi segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat Batu Kramat dan Mekar Jaya.
“Saya berharap kita dapat menseriusi ini secara maksimal,” tandasnya. (**)














