Kawaltuntas.id – Sejumlah kontraktor lokal di Kabupaten Boalemo mengaku resah dengan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Daerah Boalemo yang memberlakukan sistem e-Katalog terkait pengadaan barang dan jasa.
Para kontraktor lokal ini khawatir jangan sampai ada praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di balik kebijakan tersebut. Pasalnya, Dinas ‘leluasa’ tinggal meng-klik pihak ketiga mana yang bakal dijadikan mitra.
“Bahkan, kami menduga beberapa proyek di lingkungan Pemkab Boalemo saat ini sudah bertuan. Kami sedang merampungkan bukti-buktinya. Jadi, Dinas melalui PPK tinggal main klik,” kata Eka Lawani, salah satu kontraktor lokal Boalemo ke media ini, Jumat, (14/06/2024).
Ia mengatakan, sosialisasi terkait pengadaan barang dan jasa dengan sistem e-katalog yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan Boalemo pada Kamis, 13/06/2024, nyaris ricuh lantaran kekecewaan dari sejumlah kontraktor lokal yang hadir.
“Itu adalah sikap para kontraktor lokal yang tak terima pemberlakuan sistim e-katalog yang bakal diterapkan oleh Pemda Boalemo saat ini,” tegas Eka.
Ia berharap Pemkab Boalemo lebih bijak lagi dalam mengambil kebijakan. Diharapkan kebijakan tersebut kata dia, memperhatikan SDM lokal dan usaha-usaha lokal di Daerah Boalemo.
Hingga berita ini terbit, awak media masih berupaya terhubung dengan Pj Bupati Boalemo, Sherman Moridu melalui sambungan telpon. Informasi dihimpun, Sherman Moridu sedang Perdis ke luar Daerah. (***)














