Kawaltuntas.id – Suasana khidmat mewarnai Rapat Paripurna ke-45 DPRD Kabupaten Boalemo yang digelar di ruang sidang DPRD, Selasa, 14 Juli 2026.
Sebelum memasuki agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, seluruh peserta rapat diajak mengheningkan cipta untuk mengenang almarhum H. Rachmat Gobel.
Ucapan belasungkawa disampaikan Wakil Ketua DPRD Boalemo yang juga memimpin jalannya rapat, Husain A. Etango, mewakili pimpinan dan seluruh anggota DPRD.
Ia menyebut wafatnya H. Rachmat Gobel merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Gorontalo dan bangsa Indonesia.
“Sebelum rapat paripurna DPRD dimulai, perkenankanlah saya, atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD, menyampaikan ucapan rasa duka cita yang paling mendalam atas berpulangnya Kaka H. Rachmat Gobel. Beliau bukan hanya sekadar tokoh bagi Gorontalo, melainkan mentor, teladan, dan tokoh bangsa yang mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Husain.
Suasana ruang sidang pun hening sejenak. Seluruh peserta rapat menundukkan kepala sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang selama hidupnya dikenal memiliki kepedulian terhadap pembangunan dan kemajuan Gorontalo.
Setelah prosesi penghormatan tersebut, rapat paripurna dilanjutkan dengan penyampaian laporan Badan Anggaran DPRD atas hasil pembahasan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Boalemo Tahun Anggaran 2025.
Laporan itu kemudian menjadi dasar bagi masing-masing fraksi untuk menyampaikan pendapat akhirnya terhadap ranperda.
Rangkaian sidang berlanjut dengan penandatanganan Keputusan DPRD dan Berita Acara Persetujuan Bersama atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Paripurna kemudian ditutup dengan penyampaian pendapat akhir kepala daerah.
Usai rapat, Husain mengatakan momen mengenang almarhum H. Rachmat Gobel menjadi bagian yang paling membekas dalam jalannya paripurna.
Menurutnya, penghormatan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas jasa dan pengabdian salah satu putra terbaik Gorontalo.
“Beliau telah memberikan dedikasi besar bagi kemajuan daerah, kesejahteraan masyarakat, dan kepentingan bangsa. Sudah sepantasnya kita mengenang serta melanjutkan semangat pengabdian yang telah beliau wariskan,” kata Husain. (**)














