BoalemoKesehatan

Pemkab Boalemo Perkuat Digitalisasi Transaksi, Dompet Clara Jadi Unggulan

×

Pemkab Boalemo Perkuat Digitalisasi Transaksi, Dompet Clara Jadi Unggulan

Sebarkan artikel ini
Foto: Humas RSCG

Kawaltuntas.id – Pemerintah Kabupaten Boalemo mengusulkan aplikasi Dompet Clara sebagai salah satu inovasi unggulan dalam Program SHERLYGO Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Gorontalo.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, saat membuka High Level Meeting TP2DD Kabupaten Boalemo dalam rangka monitoring dan evaluasi SHERLYGO, Program BENTOR dan Dompet Clara, di Aula RSUD drg. Clara Gobel (RSCG) Boalemo, Kamis, 1 Oktober 2026.

Lahmuddin mengatakan, Dompet Clara merupakan salah satu inovasi yang diusulkan Pemkab Boalemo kepada BI Perwakilan Provinsi Gorontalo untuk ditinjau dan dievaluasi, termasuk melihat kesiapan penerapan sistem pembayaran digital.

Menurutnya, digitalisasi transaksi pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Hal itu juga kata dia, sejalan dengan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Digitalisasi ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel,” ujar Lahmuddin.

Ia menjelaskan, Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) menjadi salah satu langkah yang dilakukan Boalemo untuk mengurangi transaksi tunai yang berisiko sekaligus mendukung pengelolaan penerimaan daerah.

Lahmuddin menyebut masyarakat Boalemo kini telah dapat melakukan pembayaran sejumlah pajak dan retribusi daerah secara non-tunai.

Di antaranya PBB-P2 dan BPHTB melalui QRIS, mobile banking, ATM, dan layanan perdagangan elektronik.

Ia berharap penerapan digitalisasi PDRD dapat terus memberikan dampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk transaksi pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Pada program SHERLYGO, Pemda Boalemo telah mengusulkan beberapa inovasi dari OPD pengampu PDRD. Namun tahun ini kami fokus memilih aplikasi Dompet Clara sebagai salah satu inovasi yang diunggulkan dalam program ini, apalagi sistem pembayarannya secara QRIS digital,” kata Lahmuddin.

Lahmuddin juga berharap Program SHERLYGO dapat dilaksanakan setiap tahun.

Menurutnya, keberlanjutan program tersebut dapat mendorong TP2DD di seluruh daerah di Provinsi Gorontalo untuk mengembangkan inovasi pembayaran PDRD secara digital.

“Kami berharap kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo agar program SHERLYGO dapat dilaksanakan setiap tahun untuk merangsang TP2DD se-Provinsi Gorontalo agar dapat melahirkan inovasi-inovasi pembayaran PDRD secara digital,” pungkasnya.

Kegiatan itu dihadiri Deputi BI Perwakilan Provinsi Gorontalo,  Plh Direktur RSCG Boalemo, Kepala BPKPD, Sekretaris BPKD, perwakilan Bank BNI, serta jajaran terkait. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *