BoalemoDaerahGorontaloKesehatanPemda Boalemo

Berkat Langkah Cepat Bupati Boalemo, RSCG Siap Jadi Rujukan Bedah Syaraf

×

Berkat Langkah Cepat Bupati Boalemo, RSCG Siap Jadi Rujukan Bedah Syaraf

Sebarkan artikel ini
Direktur RSCG, dr. Rahmawaty Dai, M.Kes. (Foto: Kawaltuntas.id)

Kawaltuntas.id – Kabar baik datang untuk masyarakat Provinsi Gorontalo, khususnya di Kabupaten Boalemo. Rumah Sakit Clara Gobel (RSCG) kini bersiap menjadi salah satu rumah sakit rujukan untuk layanan bedah syaraf di Provinsi Gorontalo.

Di balik kabar menggembirakan ini, ada langkah cepat yang dilakukan Bupati Boalemo. Pada April lalu, Bupati Boalemo terbang langsung ke Universitas Indonesia (UI), Jakarta. Tujuannya jelas, memboyong tenaga medis terbaik untuk mengabdi di Boalemo.

Gayung pun bersambut. dr. Fabianto Santoso, Sp.BS FICH, dokter muda lulusan UI menyambut ajakan tersebut. Kini, ia resmi menyatakan diri siap bertugas di RSCG mulai Juli 2025.

“Bulan April pak bupati ke UI dan mengajak dr. Fabianto ke RSCG, dan hari ini (14/6), beliau melapor siap bekerja mulai Juli 2025,” ungkap Direktur RSCG, Rahmawaty Dai.

dr. Fabianto Santoso, Sp.BS FICH (Kiri), dr. Rahmawaty Dai, M.Kes (Tengah), dan Drs. Rum Pagau (Kanan). (Foto: istimewa).

Kehadiran dr. Fabianto menjadi angin segar bagi dunia kesehatan Provinsi Gorontalo. Selama ini, layanan bedah syaraf di Provinsi Gorontalo hanya tersedia di RS Aloei Saboe (RSAS), Kota Gorontalo. Dengan bergabungnya dr. Fabianto, RSCG resmi menjadi rumah bagi satu-satunya dokter spesialis bedah syaraf di Kabupaten Boalemo.

“Jadi nantinya di Provinsi Gorontalo hanya ada dua dokter spesialis bedah saraf, yaitu satu di RSAS Kota Gorontalo dan satu di RSCG Kabupaten Boalemo,” jelas Rahmawaty.

Rahmawaty menegaskan, pelayanan bedah syaraf bukan hal sepele. Ini berkaitan erat dengan nyawa dan masa depan hidup pasien. Mulai dari tumor otak, stroke, cedera tulang belakang, aneurisma serebral, hingga epilepsi, semuanya memerlukan penanganan dokter spesialis bedah syaraf.

Tak hanya sumber daya manusia, fasilitas medis RSCG juga terus dipersiapkan. Ruang operasi telah siap, dan berbagai perlengkapan penunjang akan segera menyusul.

“Pak Bupati Boalemo berkomitmen memenuhi kebutuhan alat kesehatan agar pasien tidak lagi perlu dirujuk ke Kota Gorontalo ataupun keluar provinsi. Bahkan ke depan, kami ingin RSCG jadi rujukan hingga dari perbatasan Sulawesi Tengah,” tegas Rahmawaty.

Langkah cepat Bupati Boalemo membuahkan hasil nyata. Boalemo kini bukan lagi sekadar daerah yang selalu bergantung pada rujukan ke kota lain, tapi sebentar lagi akan menjadi pusat rujukan itu sendiri. Sebuah upaya besar untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas, lebih dekat, dan lebih cepat bagi masyarakat. (***)

 

Penulis: Isham Abdina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *