DaerahDPRD Boalemo

Eka Minta Evaluasi Aplikasi dan Penyaluran BBM Subsidi di Mananggu

×

Eka Minta Evaluasi Aplikasi dan Penyaluran BBM Subsidi di Mananggu

Sebarkan artikel ini
Foto: istimewa

Kawaltuntas.id – Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, meminta adanya penjelasan dan evaluasi terhadap penggunaan aplikasi dalam penyaluran BBM subsidi di SPBU Mananggu.

Hal itu ia sampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kabupaten Boalemo bersama, Dinas Kelautan dan perikanan, pihak SPBU dan Masyarakat Mananggu, Rabu, 9 September 2026.

Menurut Eka sapaan akrabnya, penggunaan aplikasi perlu dievaluasi, terutama jika sistem tersebut menyebabkan masyarakat harus menunggu lama hingga kuota pengisian habis.

Ia juga mempertanyakan penggunaan aplikasi setelah sebelumnya sudah tersedia sistem barcode dalam proses penyaluran BBM.

“Ketika masyarakat tidak mendapatkan keadilan, mereka menyampaikan surat ke DPRD untuk ditindaklanjuti. Kami tidak mau ada kesimpulan sepihak,” ujar Eka.

Eka mengatakan DPRD akan mencari solusi berdasarkan persoalan yang ditemukan di lapangan. Ia meminta mekanisme penyaluran BBM subsidi dapat dijelaskan secara terbuka agar masyarakat memahami aturan yang berlaku.

Ia juga menyoroti kemungkinan terjadinya pengisian berulang oleh kendaraan atau akun tertentu. Menurutnya, persoalan tersebut perlu diperiksa agar antrean dan kuota BBM subsidi dapat dikelola secara adil.

Eka menyebut DPRD akan melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung kondisi penyaluran BBM di SPBU Mananggu. DPRD juga akan mengevaluasi rekomendasi yang berkaitan dengan penyaluran BBM untuk sektor pertanian.

Sementara itu, Manager SPBU Mananggu, Abd. Rahman Djafar, menyatakan pihaknya siap melakukan evaluasi terhadap sistem aplikasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Pengelola SPBU juga meminta maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan.

Maman sapaan akrabnya, menjelaskan, sistem antrean melalui aplikasi sebelumnya diterapkan sebagai upaya mengatasi antrean panjang.

Namun, mekanisme tersebut kata dia, akan kembali dievaluasi, termasuk terhadap akun atau kendaraan yang diduga melakukan pengisian berulang. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *