Kawaltuntas.id – Kegaduhan di Desa Diloato, Paguyaman, Kabupaten Boalemo, menuai respon dari banyak pihak. Terbaru dari anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil VI Boalemo-Pohuwato, yakni La Ode Haimudin.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Gorontalo ini berkata, setelah dirinya memperhatikan tuntutan masyarakat yang tak henti-hentinya disampaikan lewat demonstrasi, pastinya dapat berpengaruh terhadap pelayanan dan wibawa Pemerintah Desa Diloato.
Ia menyarankan Pemda Boalemo segera menuntaskan polemik yang timbul lantaran kasus Kades itu, agar tidak menjadi gangguan stabilitas Daerah. Maklum, saat ini sedang menghadapi Pemilu 2024.
“Setelah saya cermati kronologisnya, rupanya masalah di Desa Diloato ini bermula dari kasus pribadi kades yang terbukti di Pengadilan, membuat masyarakat risih sampai sekarang,” kata La Ode di sela-sela lawatannya ke Boalemo, pada Ahad, (22/10/2023).
Menurutnya, pasal perzinahan yang menyeret Kades Diloato ke penjara sebelumnya, adalah sumber kegaduhan di tengah masyarakat. Ia berharap Pemda Boalemo menyeriusi persoalan baru itu, agar tidak semakin melebar.
“Saya mendorong Pemda Boalemo untuk sekiranya memberikan titik terang menyelesaikan masalah di Desa Diloato. Kan tidak bagus isu beredar bahwa kades merebut istri warganya, apalagi Boalemo dikenal Daerah bertasbih sejak kepemimpinan Almarhum Iwan Bokings, dan saya Wakil Bupatinya saat itu,” ujarnya.
“Sehingga dampak setelah pengaktifan kembali yang bersangkutan sebagai Kades walaupun secara regulasi memungkinkan, tapi ternyata menimbulkan kegaduhan bahkan ada nilai-nilai moral dan etika yang dilanggar atau tidak patuh dan wajar baik dari sisi agama maupun adat, maka kami berharap Pemda mengkaji secara komprehensif terhadap langkah yang diambil berdasarkan regulasi,” kata Mantan Wakil Bupati Boalemo itu.
Lebih lanjut kata La Ode, mengingat pula permasalahan tersebut sudah disampaikan kepada DPRD Boalemo, ia pun mendorong teman-teman DPRD Boalemo untuk memberikan pertimbangan dan rekomendasi ke Pemerintah Daerah Boalemo, yang rekomendasi tersebut tentunya berdasarkan analisis atau pandangan objektif yang mengedepankan peraturan yang berlaku.
“Semoga secepatnya ada solusi terang benderang masalah Kades Diloato, karena saya juga sudah dihubungi aparat keamanan bahwa kasus Kades Diloato sudah menimbulkan kerawanan Kamtibmas, apalagi mendekati hajatan Pemilu yang sebentar lagi,” kuncinya. (***)














