Kawaltuntas.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo dijadwalkan memasuki tahapan krusial dalam proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.
Dalam rangka finalisasi tersebut, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia direncanakan hadir langsung pada agenda pembahasan yang akan digelar besok.
Kehadiran BPIP RI menjadi bagian penting dalam memastikan substansi Ranperda benar-benar selaras dengan arah kebijakan nasional terkait pembinaan ideologi Pancasila.
Selain itu, kehadiran lembaga yang memiliki otoritas dalam pembinaan ideologi negara ini diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap materi muatan Ranperda sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Ketua Panitia Khusus, Harijanto Mamangkey, menyampaikan bahwa tahapan finalisasi merupakan momentum strategis untuk menyempurnakan seluruh aspek, baik dari sisi norma hukum, sistematika, maupun substansi nilai-nilai Pancasila yang terkandung di dalamnya.
“Tahapan finalisasi merupakan momentum strategis untuk menyempurnakan seluruh aspek, baik dari sisi norma hukum, sistematika, maupun substansi nilai-nilai Pancasila yang terkandung di dalamnya,” kata Harijanto, Minggu, 19 April 2026.
Ia menambahkan, keterlibatan langsung BPIP RI dinilai sangat penting guna menghindari adanya kekeliruan dalam perumusan kebijakan daerah yang berkaitan dengan ideologi negara.
“Keterlibatan langsung BPIP RI dinilai sangat penting guna menghindari adanya kekeliruan dalam perumusan kebijakan daerah yang berkaitan dengan ideologi negara,” ujarnya.
Ranperda tentang Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan merupakan salah satu regulasi strategis yang diharapkan mampu memperkuat karakter kebangsaan masyarakat serta menjadi landasan dalam pelaksanaan program pembinaan ideologi di daerah.
Dengan dijadwalkannya kehadiran BPIP RI, Pansus DPRD Boalemo optimistis proses finalisasi Ranperda dapat berjalan maksimal dan menghasilkan regulasi yang tidak hanya kuat secara hukum, tetapi juga kokoh dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan masyarakat. (**)














