Boalemo

Pasar Minggu Tilamuta Mulai Tak Aman dari Tukang Copet

×

Pasar Minggu Tilamuta Mulai Tak Aman dari Tukang Copet

Sebarkan artikel ini
Kondisi Pasar Minggu Tilamuta, (02/06) tengah dipantau oleh Anggota Polsek Tilamuta. (Foto : Istimewa)

Kawaltuntas.id – Pasar Minggu Tilamuta yang berlokasi di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, mulai tak aman dari tukang copet (pencurian).

Hari ini Ahad (02/6), Redaksi Kawaltuntas menerima informasi dari warga terkait kehilangan sejumlah uang di dalam dompet ketika tengah asik berbelanja di Pasar tradisional tersebut.

Roy Syawal, salah satu warga mengaku bahwa orang tuanya kehilangan uang di dalam dompet sekitar Rp 600 ribu saat berbelanja kebutuhan rempah.

“Jadi saat hendak membayar, ibu saya kaget melihat resleting dompet yang ia pegang sudah terbuka sebelah,” ungkap Roy Syawal, menghubungi media ini.

Tak hanya itu, Roy mengungkap kejadian sama dialami oleh salah seorang IRT asal Desa Polohungo, Kecamatan Dulupi, Boalemo, saat berkunjung ke Pasar Tilamuta.

“Ada dua kejadian tadi. Ibu saya sendiri dan IRT dari Polohungo. Kalau yang dari Polohungo kehilangan uang sekitar Rp 2 juta. Diduga kuat tukang copet berkeliaran di pasar Minggu Tilamuta,” kata Roy Syawal.

Atas peristiwa ini pun, ia berspekulasi bahwa Pasar Minggu Tilamuta tak aman dari tukang copet. Sebab kejadian sama pernah dialami oleh beberapa warga Boalemo lainnya saat mengunjungi Pasar Tilamuta.

“Saya berharap ini menjadi atensi pihak pengelola Pasar Tilamuta dan khususnya oleh Dinas terkait pasar. Semoga bisa ditingkatkan pemantauan, termasuk memasang CCTV guna keamanan dan kenyamanan pengunjung pasar,” harapnya.

Terkait dugaan aksi copet tersebut lanjut Roy menambahkan, sudah dilaporkan kepada Kepolisian.

Saat ini Kepolisian Sektor Tilamuta mengerahkan sejumlah personelnya melaksanakan patroli di kawasan Pasar Minggu Tilamuta.

“Benar, kami menerima laporan dari warga yang mengaku jadi korban copet dan kehilangan sejumlah uang,” kata Kanit Samapta Polsek Tilamuta, Aipda Robertto Daud, membenarkan.

Langkah yang diambil kata Robertto, melakukan koordinasi dengan para pihak terkait untuk menindaklanjuti laporan masuk dari warga tersebut.

“Untuk patroli tadi, memang rutin kita laksanakan termasuk di pasar,” kata Robertto menambahkan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *