BoalemoPolitik

PDI Perjuangan Boalemo Wujudkan Semangat Bung Karno Lewat Aksi Peduli Pendidikan

×

PDI Perjuangan Boalemo Wujudkan Semangat Bung Karno Lewat Aksi Peduli Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Foto: istimewa

Kawaltuntas.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Boalemo menyalurkan perlengkapan sekolah kepada anak-anak usia sekolah dari keluarga nelayan dan petani di Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, sebagai wujud semangat Bung Karno dalam mendukung pendidikan generasi muda.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno itu memberikan bantuan berupa buku tulis desain DPP PDI Perjuangan, penggaris, pensil 2B, dan karet penghapus.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Boalemo, Harijanto Mamangkey, bilang, bantuan tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan belajar anak-anak sekaligus mendorong semangat mereka dalam menuntut ilmu.

Ia mengatakan semangat Bung Karno harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Bulan Bung Karno tidak hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat. Kami berharap bantuan sederhana ini dapat menambah semangat belajar anak-anak, khususnya yang berasal dari keluarga nelayan dan petani,” ujar Ko Hari, sapaan akrabnya, Minggu, 7 Juni 2026.

Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana yang diperjuangkan oleh Bung Karno. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan generasi muda menjadi bagian dari komitmen PDI Perjuangan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Ia menambahkan, dukungan terhadap anak-anak usia sekolah perlu terus dilakukan agar mereka memiliki motivasi yang kuat untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, PDI Perjuangan Boalemo berharap nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat mencerdaskan kehidupan bangsa terus tumbuh di tengah masyarakat, sejalan dengan cita-cita Bung Karno untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Kegiatan itu berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan mendapat sambutan antusias dari anak-anak maupun orang tua yang hadir.

Selain menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno, kata Ko Hari, kegiatan itu juga menjadi bentuk kepedulian terhadap pendidikan masyarakat di tingkat desa. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *