Kawaltuntas.id, GORONTALO – Para kader HMI – KAHMI (Himpunan Mahasiswa Islam – Korps Himpunan Mahasiswa Islam) Boalemo, Gorontalo, turut bergembira dan mengekspresikan rasa solidaritasnya terkait bebasnya Anas Urbaningrum, dari Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin.
Rasa syukur tersebut diungkapkan melalui silaturahmi kader yang dirangkaikan dengan bagi-bagi takjil di Jalan Trans Sulawesi, di Jembatan HM. Soeharto Tilamuta, pada Selasa 11/4/2023, yang dipimpin langsung oleh alumni HMI, Lahmuddin Hambali.
Mengawali wawancara, Lahmuddin berkata, jika sosok Anas Urbaningrum merupakan sosok inspirator bagi para kader hijau hitam (Istilah HMI) kekinian yang tersebar di seluruh pelosok negeri.
“Bang Anas ini kan kader HMI yang jadi inspirator, termasuk bagi kader-kader di bawahnya yang ada di Boalemo saat ini. Beliau adalah mantan Ketua Umum PB (Pengurus Besar) HMI,” kata Lahmuddin.
Sewaktu masih aktivis mahasiswa kata mantan Wakil Bupati Boalemo ini, Anas Urbaningrum intens mengunjungi kader-kadernya di berbagai Daerah. Anas Urbaningrum datang untuk berbagi ilmu dan gagasan-gagasan cemerlang.
Sehingga kemudian, gagasan tersebut menjadi pegangan kader-kader HMI untuk melanjutkan perjuangan yang dilakukan oleh para pendiri HMI itu sendiri. Gagasan Anas terterima di kalangan masyarakat mau pun pejabat.
“Bila saya memandang secara personal, keberadaan bang Anas, itu adalah keberadaan HMI, sejak Bang Anas masih aktivis mahasiswa dan kami juga disini aktivis, beliau memang sudah kami anggap inspirator,” ungkapnya.
Tentang bagi-bagi takjil yang dilakukan kata Lahmuddin, merupakan agenda rutin tahunan HMI dan KOHATI (Korps HMI Wati) Boalemo, yang setiap pelaksanaannya melibatkan KAHMI.
“Kita rangkaikan dengan penyambutan Bang Anas Urbaningrum. Sebab begitu beliau keluar, kita berjauhan atau tidak berada di Sukamiskin. Sehingga rasa cinta kami terhadap beliau dan sebagai hadiah untuk beliau, kami membagikan takjil kepada masyarakat,” ujarnya.
“Tidak hanya Boalemo. Tetapi di setiap Daerah itu kami melihat para kader melakukan kegiatan, yang hal tersebut tak lain merupakan wujud cinta, soliditas dan solidaritas sesama HMI,” cetusnya.
Lahmuddin Hambali mendoakan, Anas Urbaningrum senantiasa diberikan kesehatan walafiat. Diberkahi segala aktivitasnya dan bisa melakukan karya maupun terobosan baru demi kemajuan pembangunan Bangsa Indonesia.
Menutup wawancara, Lahmuddin Hambali berharap, kelak akan lahir kader-kader HMI pemikir dan pencetus gagasan seperti Anas Urbaningrum di Boalemo, dan Gorontalo pada umumnya. Yang gagasannya terterima di tengah masyarakat, Menteri, hingga Presiden.
“Saya berpesan kepada para kader, paling tidak bercermin dari senior seperti Bang Anas. Saya yakin, suatu saat dari Gorontalo ini, akan lahir kader HMI hebat seperti sosok Bang Anas walau pun tidak 100 persen,” tandasnya. (***)














