BoalemoRagam

Koordinator Duta Digital Harap Dukungan Pemkab Boalemo

×

Koordinator Duta Digital Harap Dukungan Pemkab Boalemo

Sebarkan artikel ini
Koordinator Duta Digital Boalemo, Noldy Biya. (Foto : Istimewa)

Kawaltuntas.id – Arahan Penjabat Bupati Boalemo, Sherman Moridu, kepada para pejabat di lingkungan Pemkab Boalemo, terkait pemanfaatan teknologi dalam memaksimalkan program kerja maupun inovasi, disambut positif oleh Koordinator Duta Digital Boalemo, Noldy Biya.

Bila perlu kata Noldi, gagasan terkait internet tersebut, diperluas oleh Pemkab Boalemo ke wilayah pedesaan. Khususnya, ke Desa-desa yang saat ini menjadi lokus Desa Cerdas di Boalemo.

Desa cerdas kata dia, yakni konsep yang menggabungkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas hidup dan layanan bagi masyarakat Desa.

Hal ini selaras dengan konteks pembangunan Desa, sebagai upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat Desa.

Lanjutnya, Undang-undang nomor 6 tahun 2014 menjelaskan, tujuan pembangunan Desa adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan

“Nah, di Boalemo ini ada 20 Desa yang menjadi lokus Desa Cerdas dari Kemendes yang program kerjanya, dalam rangka mendorong transformasi teknologi digital kepada masyarakat untuk meningkatkan peningkatan ekonomi UMKM dan peningkatan literasi digital,” ujar Noldy, Rabu, (13/09/2023).

Guna mewujudkan program dimaksud lanjutnya, diharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah Boalemo, agar kolaborasi dan pula inovasi program pembangunan semakin terintegrasi.

“Jadi untuk mendukung program itu, perlu untuk menyampaikan penguatan bagi Kepala-kepala Desa, agar tak melihat sebelah mata terhadap program yang saat ini dibawa oleh 4 orang duta digital dan 20 kader duta digital yang tersebar di masing-masing Desa. Ini juga tentu berguna dalam mengoptimalkan Dana Desa,” tutup Noldy Biya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *