Kawaltuntas.id – Data nasional menunjukkan sembilan puluh tiga persen pemuda Indonesia aktif menggunakan internet dan media sosial. Sisanya, sekitar tujuh persen, tidak seaktif mayoritas itu.
Hal tersebut disampaikan wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, saat menjadi pemateri dalam kegiatan Pelatihan Kapasitas Pemuda bertajuk Membangun Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berdaya Saing Menuju Boalemo Emas 2045 di Cabana Resort, Kamis, 28 Agustus 2025.
“Digital bukan hanya hiburan. Ia adalah alat penghubung, pembelajaran, sekaligus ekspresi diri,” kata Lahmuddin.
Ia mengingatkan, peluang dunia digital juga diiringi tantangan berupa risiko kecanduan, informasi keliru, hingga tekanan sosial yang kerap tersembunyi di balik layar.
Ia mencontohkan fenomena keseharian di lingkarannya. “Begitu saya sudah didalam ruangan, semua orang-orang dilingkaran saya itu pada fokus di handphone, Kalau misalnya saya tiga jam diruangan maka tiga jam itu perhatian mereka di handphone,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Lahmuddin mendorong pemuda Boalemo agar tidak sekadar menjadi konsumen hiburan digital, melainkan mampu memanfaatkannya untuk membangun kreativitas, inovasi, dan daya saing menuju visi Boalemo Emas 2045. (KT_02)














