BoalemoDaerah

Proyek Penggantian Jembatan Dilehito Dikebut, Ditargetkan Rampung Lebih Cepat

×

Proyek Penggantian Jembatan Dilehito Dikebut, Ditargetkan Rampung Lebih Cepat

Sebarkan artikel ini
Foto: Kawaltuntas.id

Kawaltuntas.id – Pengerjaan proyek Penggantian Jembatan Dilehito di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo terus dikebut. Proyek infrastruktur konektivitas wilayah tersebut ditargetkan selesai lebih cepat dari jadwal kontrak yang ditetapkan.

Berdasarkan dokumen kontrak, proyek ini dijadwalkan rampung pada akhir September 2026. Namun, dengan percepatan pekerjaan di lapangan, pihak pelaksana optimistis jembatan tersebut dapat difungsikan sebelum batas waktu penyelesaian.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pekerja terus berlangsung dengan intensitas tinggi untuk menyelesaikan pembangunan jembatan yang menjadi salah satu jalur penting bagi mobilitas masyarakat.

Pengawas Lapangan Proyek Jembatan Dilehito, Zainal, mengatakan saat ini pekerjaan difokuskan pada pemasangan batu oprit dan penguatan struktur jembatan menggunakan pasangan bronjong.

“Saat ini fokus pengerjaan kami adalah pemasangan batu oprit bersamaan dengan penguatan struktur menggunakan pasangan bronjong. Pekerjaan ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua minggu ke depan,” ujar Zainal saat ditemui di lokasi proyek, Rabu, 17 Juni 2026.

Ia menjelaskan, setelah pekerjaan struktur penahan dan jalan pendekat selesai, pihaknya akan melanjutkan ke tahap pemasangan gelagar jembatan atau ereksen beton girder.

“Paling lambat awal bulan depan kami sudah menjadwalkan masuk ke tahap ereksen beton girder. Jika berjalan sesuai rencana, progres fisik proyek akan meningkat signifikan,” katanya.

Selain mengejar target penyelesaian, pihak pelaksana juga memperhatikan dampak aktivitas pembangunan terhadap masyarakat sekitar. Salah satunya dengan melakukan penyiraman rutin untuk mengurangi debu yang muncul akibat pekerjaan proyek.

Penyiraman dilakukan menggunakan mesin pompa air dengan memanfaatkan sumber air dari aliran sungai terdekat. Langkah tersebut bertujuan menjaga kenyamanan pengguna jalan dan warga di sekitar lokasi pembangunan.

Proyek Penggantian Jembatan Dilehito memiliki panjang 20,60 meter dengan sumber anggaran dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan ini berada di bawah pengawasan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Gorontalo, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo, Kementerian PUPR.

Proyek senilai Rp12,4 miliar tersebut dikerjakan oleh CV Citra Utama sebagai kontraktor pelaksana dengan supervisi PT Panca Prakarsa Muliatama KSO.

Kehadiran jembatan baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran transportasi, memperkuat konektivitas wilayah, serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat di Kabupaten Boalemo dan daerah sekitarnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *