Kawaltuntas.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Boalemo, Nurul Anwar, disambut resmi oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, di Rumah Dinas Bupati pada Jumat, 18 Juli 2025.
Penyambutan tersebut dilangsungkan dengan prosesi adat mopotilolo dan diiringi dengan tarian tradisional longgo khas Gorontalo.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boalemo menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kajari yang baru.
“Kami ucapkan selamat datang. Insya Allah, Pak Kejari bersama keluarga bisa betah di sini,” ucap Wabup Lahmuddin.
Di hadapan Kajari Nurul, Wabup Lahmuddin juga memperkenalkan kondisi wilayah Kabupaten Boalemo yang terdiri dari 7 kecamatan dan 82 desa, dengan mayoritas masyarakatnya merupakan petani.
“Para pegawai-pegawai kita ini rata-rata jadi petani juga, Pak, menambah penghasilan di pertanian. Karena semua gaji-gaji para pegawai ini sudah tersandar di bank. Jadi, tempat polanya tinggal pertanian, maka dalam data termasuk pegawai kita ini adalah pegawai yang petani,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Boalemo saat ini tengah fokus mengembangkan koperasi desa, yang rencananya akan dilaunching langsung oleh Presiden RI pada Senin mendatang.
Sementara itu, Kajari Boalemo Nurul Anwar menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh jajaran pemerintah daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih dan berharap kami bisa diterima nanti, ikut bergabung, dan dapat memberikan yang terbaik semaksimal mungkin yang kami mampu, berdasarkan pengalaman dan pengetahuan selama kami melaksanakan tugas di lembaga Kejaksaan,” ucap Kajari Nurul.
Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap capaian Kabupaten Boalemo yang banyak disorot oleh pemerintah pusat.
“Bismillah dengan arahan dari Pak Jaksa, Pak Kepala Kejaksaan Tinggi, bersama dengan jajaran Kejaksaan Tinggi, didukung dengan rekan-rekan di Kejaksaan Negeri Boalemo, bersama-sama kita dengan Forkopimda yang ada di Kabupaten Boalemo ini tentu melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing, menjadi suatu sistem, membawa suasana Kabupaten Boalemo apa yang diharapkan oleh pimpinan maupun warga masyarakat,” tandasnya. (**)
Penulis: Isham Abdina














