Kawaltuntas.id – Wisma Boalemo di Jalan Manggis, Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, ditutup paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Pemkab Boalemo, Kamis, (11/01/2024).
Informasi dihimpun wartawan media ini, penutupan paksa asrama mahasiswa asal Boalemo tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa hal. Di antaranya, diduga telah menjadi tempat maksiat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Kasat Pol PP Boalemo, Agusparman Nahu tak menampik hal tersebut. Ia mengungkap, sebagian penghuni Wisma, bahkan bukan lagi kalangan mahasiswa, melainkan warga biasa. Sehingga, harus dikosongkan paksa.
“Sekarang ini yang tinggal di sini ada beberapa orang bukan mahasiswa,” kata Agusparman Nahu yang memimpin penertiban tersebut.
Fakta mengejutkan lagi sambung Kasat Pol PP, personel yang melakukan pengosongan bangunan mendapati sejumlah botol minuman keras (Miras).
“Itu yang kami temukan hari ini. Saya harap hari ini menjadi akhir tempat itu digunakan sebagai tempat yang negatif,” tegasnya.
Sebelumnya kata dia, pihaknya memberikan peringatan sejak September 2023 lalu, agar Wisma dikosongkan untuk sementara waktu.
“Nah, terakhir bulan ini sudah penutupan paksa. Pengosongan gedung ini sudah dari bulan september 2023 lalu,” Ia menambahkan.
Ditambahkan pula, Wisma Boalemo yang diadakan Pemkab sejak kepemimpinan Bupati Boalemo pertama, Iwan Bokings itu, akan direnovasi. Pemkab Boalemo bakal menata kembali fasilitas gedung, agar aman dan nyaman ditempati.
Penertiban sendiri melibatkan sekitar 50 personel gabungan Satpol PP Boalemo, Satpol PP Provinsi Gorontalo, Satpol PP Kota Gorontalo, Koramil Dungingi, Polsek Dungingi, dan pula aparat Kelurahan Libuo, Dungingi.
“Jumlah kekuatan yang diturunkan hari ini sudah maksimal dan terkoordinasi, sehingganya untuk penertiban dan pengosongan Gedung Wisma ini sudah sesuai prosedur,” ujarnya.
“Kami tetap mengedepankan prinsip komunikasi secara humanis. Kami kasih tahu mereka, biar mereka siap dan sadar. Tidak ada alasan, semuanya hari ini harus bersih,” pungkasnya. (***)
Penulis : Abdul Majid Rahman














