Kawaltuntas.id – Kepala BPBD Boalemo, Roslina Karim, mengimbau kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan di tengah menghadapi bencana musim kemarau yakni kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satunya diimbau untuk tidak membuang puntung rokok dan membakar sampah.
“Mari kita saling menjaga sebelum terjadi musibah. Kami harap sama-sama menumbuhkan kesadaran, khususnya perokok, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan,” kata Roslina, Rabu, (18/10/2023).
Imbauan tersebut menyusul adanya puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh orang yang tak dikenal, dan nyaris menimbulkan kebakaran Karhutla.
Memang kata Roslina, sejauh ini belum ada laporan yang diterima pihaknya perihal kebakaran Karhutla. Namun, menurutnya, mencegah jauh lebih baik daripada mengatasi masalah.
“Ancaman bencana kekeringan serta kebakaran di musim kemarau telah menjadi atensi bersama antara Pemda, unsur TNI/Polri, Damkar dan pihak terkait lainnya. Kita juga sudah menyurat ke setiap Kecamatan,” tuturnya.
Terkait upaya saat ini lanjut mantan Kadistan Boalemo itu katakan, bahwa pihaknya rutin mendistribusikan air bersih ke Wilayah Paguyaman Pantai yang dilanda kekeringan.
“Dua Desa di Paguyaman Pantai, yakni Desa Apitalaw dan Lito yang kekeringan itu, tiap hari kami antar air bersih,” kata dia.
Ia juga mengimbau warga agar bijak menggunakan air, dikarenakan debit air saat ini mengalami penurunan drastis.
“Kemarau panjang yang melanda saat ini banyak memberikan dampak negatif. Oleh karena itu mari kita bijak dalam penggunaan air,” imbaunya lagi.
Ditanya sampai kapan musim kemarau berlangsung, Roslina menuturkan, sesuai prakiraan cuaca dari pihak BMKG, bulan November 2023.
“Kemarin sempat mendung, tapi di beberapa titik tidak turun hujan. Sesuai prediksi BMKG itu, bulan November baru turun hujan,” tutupnya. (***)














