BoalemoRagam

Soal Kades Diloato, Warga Terus Tagih Janji Penjabup Boalemo

×

Soal Kades Diloato, Warga Terus Tagih Janji Penjabup Boalemo

Sebarkan artikel ini
Perwakilan masyarakat saat menyambangi rumah dinas Penjabup Boalemo. (Foto : Istimewa)

Kawaltuntas.id – Bola panas terkait kasus kades Diloato, masih terus bergelinding. Masyarakat menanti keputusan Penjabat Bupati (Penjabup) Boalemo, Sherman Moridu yang tak kunjung memberhentikan Kades Diloato.

Pada Senin, 13/11/2023, perwakilan masyarakat kembali mendatangi rumah dinas Penjabup Boalemo di Tilamuta. Sempat terjadi aksi penghadangan terhadap Penjabup karena dinilai tak ingin menemui perwakilan masyarakat.

“Saat kami tiba di rumah dinas, pak bupati masih mengikuti kegiatan di luar. Kami menunggu kepulangan beliau sekitar 2 jam. Tapi begitu beliau tiba dari tempat kegiatan, seolah kami ini tak ingin diterima. Makanya kami hadang beliau ketika ingin keluar lagi,” cerita Pian Tuna, salah satu warga, Rabu, (15/11/2023).

Penjabup baru menerima masyarakat ketika negosiasi terjadi dengan sedikit bernada keras. Namun saja kata Pian, Penjabup tetap bersih keras dan terkesan membela Kades Diloato yang notabene telah mencoreng adat-istiadat dan kearifan lokal tersebut.

“Pak bupati katakan bahwa dirinya masih menunggu hasil kajian oleh tim teknis PMD. Padahal hasil kajian PMD sudah keluar sesuai penyampaian pihak PMD Boalemo melalui RDP bersama kami di Komisi I DPRD Boalemo kemarin,” kata Pian.

“Jadi, hari ini kami dibuat menunggu lagi entah kapan rapat tim pembina desa dilaksanakan,” ketusnya.

Warga Kecewa

Warga mengaku kecewa dengan Penjabup Boalemo. Memang menurut warga, gejolak yang timbul di Desa Diloato merupakan kasus pribadi kades. Tapi diamnya Penjabup justru makin memperparah keadaan.

“Pak bupati pernah berjanji manakala Kades Diloato diaktifkan kembali, tapi masih terjadi kegaduhan, maka ia akan menindaklanjuti dan memberhentikan Kades Diloato secara permanen. Nah, janji itu yang kita tagih juga hari ini. Pak bupati telah membohongi kami,” kata warga lainnya, Darno Olii.

Darno menegaskan, warga terpaksa akan turun lagi ke jalan dalam waktu dekat ini, mendesak Penjabup. Ia mengatakan, pekan depan pihaknya akan melakukan unjuk rasa besar-besaran, menduduki Kantor Bupati Boalemo dan pula Kantor Desa.

“Apakah Penjabup mau dipimpin oleh kades yang terbukti berzina? Ada apa dengan pak bupati yang belum memberhentikan yang bersangkutan? Kami kecewa dengan Penjabup yang tidak bijaksana melihat pokok masalah yang nyata-nyata karena ulah kades, keadaan makin parah,” tegasnya.

Kegaduhan di desa Diloato kata Darno, dipicu oleh kasus kades yang telah merebut istri warganya. Kasus ini tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang pemimpin. Darno berharap Penjabup segera bersikap sebelum terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Hingga berita ini tayang, Penjabup Boalemo Sherman Moridu, belum merespon pesan WhatsApp awak media ini. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *